Makanan Internasional

Makanan Khas Populer Dari Berbagai Negara Di Dunia – Bumi yang saat ini kita tempati sangat lah luas dan tentunya di terbagai menjadi beberapa negara. Pastinya pun setiap negara memiliki ciri khasnya masing-masing, mau itu dari budaya, kebiasaan dan juga makanan. Nah jika mendegar kata makanan bawaannya jadi laper aja ni gaes, hehehe. Ternyata begitu banyaknya makanan khas yang ada dari berbagai negara, beberapa di antaranya pun sangat populer dan memiliki citra rasa yang begitu nikmat. Anda penasaran apa saja makanan khas itu? Yuk gaes langsung saja kita simak di bawah ini apa-apa saja makanan khas dari berbagai negara di dunia ini.

Baca juga: 

Resep Makanan Khas Dari Vietnam, Goi Cuon

Resep Masakan Seafood Paella, Makanan Khas Spanyol

1. Kari Dari India

 Kari Dari India

Bagi anda warga negara Indonesia, tentunya tak asing lagi kan dengan makana berkuah yang berwarna kuning ini. Kari merupakan salah hidangan berkuah asal India yang biasanya dimakan dengan nasi atau roti. Dan karena dimasak dengan banyak rempah-rempah, masakan ini mempunyai cita rasa yang tajam dan pedas. Kari pun sangat populer juga di kalangan warga negara yang ada di Indonesia dan Malaysia.

2. Kimchi Dari Korea Selatan

 Kimchi Dari Korea Selatan

Makanan khas dari Korea Selatan yang menggunakan bahan utama sayuran lobak dan sawi ini proses pengolahannya cukup unik. Dengan cara di fermentasi sekitar 3 hari dan di campurkan juga dengan bumbu pedas. Tentunya Kimchi memiliki rasa yang cukup pedas dan sedikit asin. Karena sebelum di fermentasi, sayuran yang akan di gunakan itu terlebih dahulu di cuci menggunakan air garam.

3. Sushi Dari Jepang

Sushi Dari Jepang

Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dikepal bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran yang mentah atau sudah dimasak kemudian dicocol dengan kecap dan wasabi. Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Saat ini tidak hanya di Jepang, di seluruh dunia termasuk Indonesia sendiri pun sudah banyak restoran-restoran yang menghidangkan makanan ini.

4. Pizza Dari Italia

 Pizza Dari Italia

Roti yang berbentuk bundar pipih yang di panggang melalui oven kemudian di lumuri saus tomat dan keju mozarella ini bernama Pizza. Biasanya pizza juga ditambahkan bahan-bahan topping sesuai selera seperti sosis, daging, paprika, jamur, dan lain-lain. Makanan ini digemari oleh orang-orang dari segala usia kita bisa mendapatkannya dengan sangat mudah di berbagai restoran-restoran cepat saji atau layanan pesan antar.

5. Bakpao Kukus Dari Cina

 Bakpao Kukus Dari Cina

Makanan tradisional dari Cina yang berbentuk bundar dan berwarna putih ini di kenal dengan sebutan Bakpao. Bakpao di Indonesia dikenal karena diserap dari bahasa Hokkian yang dituturkan mayoritas orang Tionghoa di Indonesia. Pao itu berarti bungkusan, dan bak itu artinya daging, jadi bakpao berarti bungkusan (berisi) daging. Pada umumnya daging yang di gunakan berupa daging babi, tetapi bisa juga di isi dengan daging lain dan sayuran lainnya.

6. Pork Pie Dari Inggris

Pork Pie Dari Inggris

Pork Pie merupakan pai daging tradisional khas masyarakat Inggris. Pai ini terbuat dengan isian daging babi cincang yang dibungkus dalam adonan pastry lalu dipanggang. Pai ini biasanya dihidangkan dalam keadaan dingin dan dimakan sebagai camilan atau disajikan bersama salad.

7. Rendang Dari Indonesia

Rendang Dari Indonesia

Makanan khas dari Indonesia ini bercitra rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Rendang dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa selama berjam-jam hingga kering dan berwarna hitam pekat.

8. Sup Shchi Dari Rusia

Sup Shchi Dari Rusia

Shchi adalah sup tradisional Rusia di mana telah dikenal sejauh abad ke-9, setelah kubis diperkenalkan dari Byzantium. Popularitasnya di Rusia berasal dari beberapa faktor. Shchi sangat mudah dipersiapkan karena dapat dimasak dengan atau tanpa berbagai jenis daging.

Makanan Khas Kamboja – Liburan ke Kamboja? Nah negara yang merupakan salah satu anggota di Asia Tenggara ini terkenal dengan destinasi wisata dan juga kuliner khas dari negara tersebut. Jika membahas soal kuliner, kuliner khas Kamboja di kenal jauh lebih sehat jika di bandingkan dengan makanan Asia Tenggara lainnya. Kenapa demikian? Ya, karena berbagai makanan yang ada di negara Kamboja dominan menggunakan sayur sebagai bahan dasar untuk membuat menu makanan yang nikmat. Mau tau apa saja itu makanan khas Kamboja? Berikut 5 di antaranya.

Baca juga: 

Resep Makanan Khas China, Bakpao Kukus

Resep Makanan Khas India Gulab Jamun

1. Bai Sach Chrouk

Bai Sach Chrouk

Makanan pokok dari masyarakat Kamboja yang satu ini bisa anda temui di pinggiran jalan dan pasar lokal di pusat kota Siem Reap. Harganya pun terbilang cukup murah loh gaes, yaitu hanya 1 USD. Bai Sach Chrouk biasanya dibuat dengan irisan daging babi, telur orak-arik, dan nasi. Makanan ini disantap bersamaan dengan semangkuk kaldu ayam, daun bawang dan bawnag goreng.

2. Lok Lak

 Lok Lak

Jika Bai Sach Chrouk menggunakan daging babi, berbeda lagi dengan Lok Lak yang menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya yang di variasikan dengan sayuran segar. Daging sapi biasanya direndam semaleman dengan campuran kecap ikan, kecap manis, lemon, lada, dan saus tiram untuk menghasilkan rasa yang khas. Selain menggunakan daging sapi, mereka pun juga menggantikannya dengan daging rusa, daging babi, ayam atau bahkan tahu.

3. Samlor Machu Trey

Samlor Machu Trey

Samlor Machu Trey berisi racikan segar, fillet ikan, dan sayuran segar yang lezat, semuanya dimasak dengan kaldu. Makanan yang satu ini sangat populer di kalangan wisatawan Kamboja. Soal rasa yang di hasilkan merupakan perpaduan manis dan asam. Samlor Machu Trey sangat cocok di santap saat makan siang dan makan malam.

4. Lap Khmer

Lap Khmer

Lap Khmer sering disebut juga salad khas Kamboja, terdiri dari irisan daging mentah yang direndam dengan jeruk nipis, serai, bawang merah, bawang putih, saus ikan, kemangi, daun mint, kacang hijau, dan lada. Rasa yang dihasilkan sangat menarik, biasanya makanan ini dihidangkan bersama sepiring nasi putih dan cabai segar apabila kamu penggemar pedas.

5. Nom Banh Chock

Makanan khas Kamboja yang mirip seperti makanan Pho dari Vietnam ini pada umumnya di nikmati sebagai sarapan yang murah. Nom Banh Chock bisa di temui disekitaran pusat kota Siem Reap. Makanan berupa mie Khmer ini terdiri dari mie, daun mint, toge, kacang hijau, bunga pisang, dan mentimun dengan kari hijau beebahas dasar ikan.

Makanan Khas Dari Rusia – Kuliner khas dari negara Rusia yang satu ini sangat populer hingga menuju ke berbagai negara yang ada di dunia. Menu masakan berkuah ini yang di kenal dengan nama Sup Shchi telah hadir sejak di jaman kekaisaran Rusia. Sup khas Rusia dari Rusia terbagi menjadi dua jenis cara penghidangannya, yaitu di hidangan saat panas dan di hidangkan dingin saat musim panas. Resep sup Shchi ini wajib menggunakan bahan yang tak boleh di lewatkan yaitu Kubis. Nah bagi anda yang penasaran dengan citra rasa makanan yang satu ini, anda bisa untuk mencoba resep yang ada di artikel ini dan mencobanya di rumah. Berikut resepnya:

Baca juga: 

Bahan

– 2 liter air kaldu ayam
– 225 gr kentang, kupas, potong 2×2 cm
– 100 gr kol putih, iris kasarnbsp;
– 1 sdt mentega tawar
– 75 gr bawang bombay, belah 2, iris tipis
– 150 gr wortel, potong dadu 2 cm
– 2 batang seledri impor, iris ½ cm
– 4 siung bawang putih, cincang halus
– 3 buah tomat merah, buah biji, potong 1½x1½ cm
– 75 g paprika merah, potong korek api
– 1 sdt garam
– 1/2 sdt merica putih bubuk

Bahan Bakso

– 2 lembar roti tawar gandum, panggang
– 100 ml susu cair
– 200 g keju cheddar, parut memanjang
– 500 g daging sapi giling
– 2 sdm sour cream
– 50 g bawang bombay, cincang halus
– 1/4 sdt garam
– 1/2 sdt merica hitam bubuk

Pelengkap

– 1 tangkai daun dill, cincang
– 1 tangkai peterseli, cincang
– 1 batang bawang daun, iris tipis
– 6 sdm sour cream

Proses Pembuatan

1. Didihkan kaldu. Masukkan kentang dan kol. Masak hingga kentang setengah matang. Kecilkan api.
2. Bakso: Rendam roti dalam susu hingga lunak (2 menit). Masukkan ke dalam dalam food processor. Tambahkan sisa bahan, haluskan. Keluarkan.
3. Ambil 1 sdt adonan, bulatkan menggunakan 2 buah sendok teh. Masukkan ke dalam kaldu berisi kentang. Sisihkan.
4. Panaskan mentega, tumis semua bawang hingga harum. Tambahkan wortel dan seledri. Masak hingga sayuran matang (± 5 menit).
5. Tambahkan tomat, paprika, garam, dan merica. Aduk rata, angkat. Masukkan ke dalam kaldu berisi kentang. Masak hingga tomat dan paprika layu (± 20 menit). Angkat.
6. Sendokkan ke dalam mangkuk saji. Beri bahan pelengkap di atasnya. Sajikan hangat.

Makanan Khas Dari Berbagai Negara – Nah bagi anda para pecinta kuliner tentunya akan merasa kelaparan ataupun sangat ingin menikmati citra rasa dari makanan khas yang barasal dari berbagai penjuru dunia ini. Pastinya dong setiap negara memiliki ciri khasnya masing-masing, salah satunya merupakan makanan khas dari nergara tersebut. Dengan proses pengolahannya yang unik dan menggunakan bahan yang berbeda. Pastinya pun soal rasa tentu saja memiliki ciri khasnya masing-masing. Mau tau apa saja makanan khas dari berbagai negara itu? Berikut 8 di antaranya.

Baca juga: Resep Menu Masakan Khas Malaysia AYAM PERCIK

Resep Menu Masakan Inggris FISH AND CHIPS

Resep Salmon Teriyaki Khas Jepang

1. Moules-Frites (Belgia)

Moules-Frites (Belgia)

Kerang disiapkan dengan berbagai metode dimasak dengan wine, mentega, dan dedaunan atau dengan kaldu berbahan dasar tomat dan disajikan dengan kentang goreng asin yang garing. Cocok dinikmati dengan bir Belgia yang menyegarkan.

2. Feijoada (Brasil)

Feijoada (Brasil)

Makanan Ini bisa jadi hidangan khas Brazil yang paling ikonik. Terdiri dari rebusan kacang hitam, daging asap, dan daging babi. Biasanya disajikan dengan nasi, berbagai sayuran hijau, farofa tepung manioc sangrai, saus pedas, dan irisan jeruk.

3. Nasi Lemak (Malaysia)

Nasi Lemak (Malaysia)

Diketahui secara luas kalau ini bukanlah hidangan nasional resmi dari Malaysia. Nasi ini terdiri dari beras yang dimasak di dalam santa dan daun pandan. Secara tradisional dibungkus daun pisang dan sering ditemani dengan sambal, ikan asin, kacang, dan telur rebus.

4. Molokhia (Mesir)

 Molokhia (Mesir)

Molokhia disajikan di seluruh penjuru Afrika Utara. Tapi secara khusus terkenal di Mesir, di mana dipercaya merupakan asal aslinya. Versi Mesir dari hidangan ini menggunakan daun molokhia sejenis sayuran ahit yang disuwir dari batang fan dicincang halus sebelum dimasak bersama ketumbar, bawang putih, dan kaldu. Umumnya disajikan dengan daging ayam, kelinci, domba, atau ikan.

5. Tortilla (Meksiko)

Tortilla (Meksiko)

Berdasarkan ilmu asal kata etimologi), kata tortilla berasal dari kata torta yang berarti sebuah kue bundar. Di Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Serikat dan Kanada, tortilla adalah roti pipih tanpa ragi yang terbuat dari jagung giling atau gandum.

6. Sill (Swedia)

Sill (Swedia)

Sill adalah asinan ikan hering yang berasal dari Swedia. Meski memiliki arti harfiah asinan, sebenarnya makanan ini lebih menyerupai ikan mentah yang difermentasikan bersama banyak bumbu. Semakin lama disimpan, bumbu tersebut semakin meresap ke dalam ikan sehingga baunya menjadi tajam.

7. Sup Shchi (Rusia)

Sup Shchi (Rusia)

Shchi adalah sup tradisional Rusia di mana telah dikenal sejauh abad ke-9, setelah kubis diperkenalkan dari Byzantium. Popularitasnya di Rusia berasal dari beberapa faktor. Shchi sangat mudah dipersiapkan karena dapat dimasak dengan atau tanpa berbagai jenis daging.

8. Pizza (Italia)

Pizza (Italia)

Pizza adalah roti berbentuk bundar pipih yang dipanggang di oven kemudian dilumuri saus tomat serta keju mozarella. Biasanya pizza juga ditambahkan bahan-bahan topping sesuai selera seperti sosis, daging, paprika, jamur, dan lain-lain. Makanan ini digemari oleh orang-orang dari segala usia kita bisa mendapatkannya dengan sangat mudah di berbagai restoran-restoran cepat saji atau layanan pesan antar.

Kuliner Khas Korea Selatan – Kimchi merupakan makanan yang berjenis asinan dari sayuran hasil dari fermetasi yang di berik bumbu peds, makanan yang satu ini menjadi makakan khas Koresa Selatan yang sangat terkenal. Proses pembuatannya pun tidak lah sulit untuk di lakukan, setelah sayuran di garami dan di cuci bersih. Sayuran langsi di campurkan dengan beberapa campuran bumbu yang di buat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan juga bubuk cabai merah.

Baca juga:

 Resep Makanan Khas Indonesia, Asam Padeh Ikan Tongkol

Resep Makanan Khas China, Bakpao Kukus

Untuk membuat Kimchi sendiri pun memerlukan beberapa jenis sayuran tertentu, namun sayuran yang paling tepat dan sangat sering di gunakan adalah sawi putih dan lobak. SrDi Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

Berbagai varian dari Kimchi:

  • Baechu Kimchi
  • Kkakdugi Kimchi
  • Gat Kimchi
  • Oisobagi Kimchi
  • Buchu Kimchi

Saejarah Kimchi

Literatur tertua yang memuat tentang kimchi adalah buku puisi Tiongkok berjudul Sikyeong. Pada waktu itu, kimchi disebut “Ji” sebelum nantinya dikenal sebagai “chimchae”. Asinan berwarna hijau merupakan bentuk awal kimchi sewaktu cabai belum dikenal di Korea. Setelah dicampur dengan garam, sayuran seperti kubis dimasukkan ke dalam guci tanah liat setelah diberi garam, dan dipendam di dalam tanah sebagai persediaan makanan sewaktu sayuran segar tidak tersedia di musim dingin. Orang Korea baru mengenal cabai berkat jasa pedagang Portugis dari Jepang yang datang ke Korea pada abad ke-16.

Pedagang Portugis menyebarluaskan cabai ke seluruh dunia. Kapal-kapal Portugis berlayar melewati Tanjung Harapan di Afrika hingga sampai di India pada tahun 1498. Selanjutnya, cabai asal Amerika Selatan dibawa ke Asia melalui berbagai pelabuhan di Afrika atau langsung menyeberangi Samudra Pasifik. Pada tahun 1540, pedagang Portugis sudah berdagang di Indonesia dan cabai dibawa ke Tiongkok beberapa lama kemudian. Pedagang Portugis baru sampai di Jepang dan Korea pada tahun 1549. Filipina mendapat giliran mengenal cabai pada tahun 1564 sewaktu dilewati jalur perdagangan kapal Spanyol yang membawa cabai ke kepulauan Melanesia dan kawasan Mikronesia.

Resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat dalam buku resep terbitan tahun 1670, tetapi tidak menggunakan cabai. Di dalam catatan sejarah abad ke-17 ditulis tentang 11 jenis kimchi, sedangkan cabai sebagai bahan kimchi mungkin baru populer bertahun-tahun kemudian (menurut perkiraan 200 tahun kemudian). Sebelum abad ke-19, kimchi hanya dibuat dari sayuran asli Korea karena sawi putih kemungkinan besar tidak dikenal di Korea sampai abad ke-19.